Disebutkan dalam temuan tersebut bahwa cemaran EG hanya ada dalam batch atau produksi yang sebelumnya telah ditelusuri pihak BPOM. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Penny K Lukito menyebut, bahwa pada batch lain terkait sirup Termorex dipastikan aman.
“Termorex obat deman produksi PT Konimex sebelumnya dinyatakan tidak aman, tapi kemudian kita kembangkan lagi dengan melihat mensampel dan menguji dari batch-batch yang lain, dari lokasi peredaran yang berbeda, dan waktu produksi yang berbeda, ternyata aman,” ujar Penny, dalam konferensi pers, secara daring, Minggu, (23/10/2022).
(Dyah Ratna Meta Novia)