SUNGAI Mahakam merupakan sungai terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim). Selain jadi sumber kehidupan masyarakat, Mahakam juga mengundang daya tarik wisata karena ada banyak keunikan dari sungai yang bermuara di Selat Makassar ini.
Sungai Mahakam memberi banyak keberhakahan. Di sungai ini warga membuat pasar apung, menggelar jual beli di atas air dengan menggunakan perahu. Ada juga rumah apung.
BACA JUGA:Mantap! Jelang World Superbike 2022, Masyarakat Lombok Gencar Promosikan Wisata NTB
Dikutip dari akun Instagram @indoflashlight, terdapat sejumlah rumah apung di atas aliran Sungai Mahakam. Tak hanya sekadar bangunan, tapi juga lengkap dengan perabotan rumah tangga, serta terdapat deretan baju yang sedang dijemur layaknya halaman.

Sungai Mahakam (Sindonews)
Jika Anda berkesempatan datang ke Sungai Mahakam, maka akan melihat rumah apung yang sedang berlalu lalang. Sementara itu, untuk listriknya masih menggunakan tenaga diesel dan tenaga surya.
Mahakam merupakan sungai terpanjang kedua di Indonesia dengan panjang mencapai 192 kilo meter (km), dan luas sekitar 149.277 km persegi.
BACA JUGA:Dorong Desa Wisata Mandiri, Kemenparekraf Gelar Pelatihan bagi Pelaku Pariwisata di Kawasan BYP
Melintasi wilayah Kabupaten Kutai Barat di bagian hulu, hingga Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda di bagian hilir. Di sungai hidup spesies mamalia ikan air tawar yang terancam punah, yakni Pesut Mahakam.
Tak heran apabila sungai satu ini dimanfaatkan sebagai mata pencaharian, bahkan jadi area tempat tinggal bagi warga setempat. Salah satunya adalah rumah apung, menjadi tanda bawah Sungai Mahakam sangat penting bagi masyarakat Kaltim.
Kemudian dilansir dari laman Dispar Kabupaten Kutai Kartanegara, nama Mahakam berasal dari bahasa Sansekerta, yang terbagi dalam dua etimologi, yakni kata Maha dan Kama.
Maha berarti tinggi atau besar. Sedangkan Kama berarti cinta. Artinya, Mahakam adalah cinta yang agung.
Sesuai dengan falsafah penduduk asli Kutai bahwa sekali minum air Sungai Mahakam maka akan terpikat hati dan ingin kembali lagi untuk menetap di Kalimantan.