Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Unik! Jalan Ini Hanya Muncul 2 Kali Sehari, Selebihnya Hilang bak Ditelan Bumi

Prisca Arianto , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |17:00 WIB
Unik! Jalan Ini Hanya Muncul 2 Kali Sehari, Selebihnya Hilang bak Ditelan Bumi
Passage du Gois di Prancis (Foto: gitedurevoireau.com)
A
A
A

JALAN raya biasanya dibangun secara permanen untuk untuk dapat dilintasi oleh kendaraan kapan saja. Tapi, tidak demikian dengan sepotong ruas jalan di Prancis. Dalam sehari, jalan ini hanya bisa dilintasi dua kali saja, itu pun hanya sekitar 1 sampai 2 jam. Selebihnya akan hilang bak ditelan bumi.

Ya, Jalan Passage du Gois yang ada di Teluk Bourgneuf memang unik. Jalan sepanjang 4,2 kilometer yang menghubungkan Beauvoir-sur-Mer dan Pulau Noirmoutier di Vendée di pantai Atlantik Prancis memang lebih sering terendam air laut.

 BACA JUGA:Pesona Pantai Gondo Mayit, Wisata Bahari Cantik yang Tak Seseram Namanya

Jalan tersebut hanya bisa terlihat dan dilintasi kendaraan saat air surut, biasanya hanya terjadi dua kali dalam sehari. Selebihnya pasang datang, air laut akan memenuhi badan jalan hingga tenggelam di bawah permukaan.

 

Dalam sebuah video yang viral di media sosial terlihat Jalan Passage du Gois yang kering silih berganti dilitasi kendaraan. Kemudian saat waktunya air pasang naik, jalan tersebut seketika tergenang air sampai hilang.

Karena keunikan dan keanehannya itu, Jalan Passage du Gois jadi salah satu tempat wisata yang menarik bagi wisatawan. Banyak orang datang untuk melihat fenomena unik tersebut.

 BACA JUGA:Houtouwan, Desa Hantu Terlupakan yang Kini Jadi Destinasi Primadona Wisatawan

Mengutip dari Wikipedia, jalan Passage du Gois terbentuk secara alamiah pada sejak 1700-an. Awalnya lumpur yang mengendap ratusan tahun hingga membentuk Teluk Bourgneuf.

Endapan lumpur tersebut kemudian mengeras hingga jadi jalan yang menghubungkan Beauvoir-sur-Mer dan Pulau Noirmoutier.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement