Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menengok Keindahan Danau Biru di Kaki Bukit Walasiho, Cantiknya bak Bidadari

Muh Rusli , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |07:02 WIB
Menengok Keindahan Danau Biru di Kaki Bukit Walasiho, Cantiknya bak Bidadari
Wisata Danau Biru di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Foto: Muh Rusli/MNC Portal)
A
A
A

SULAWESI Tenggara memiliki banyak wisata alam dengan pesona mengagumkan. Salah satunya danau eksotis tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan dan dikelilingi dinding bebatuan. Telaga bening ini berada di kaki bukit Desa Walasiho, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Ia adalah Danau Biru.

Danau Biru berjarak sekitar 320 kilometer atau menghabiskan waktus 5-6 jam perjalanan darat menggunakan roda empat dari ibukota Provinsi Sultra, Kendari.

Lokasi wisata ini terletak di selatan pusat Kota Kolut, Lasusua dengan jarak tempuh berkisar 52 kilometer atau kurang lebih 1 jam perjalanan.

Jarak dari gerbang utama yang berdiri di tepi jalan Trans Sulawesi setempat kurang lebih 1,5 kilometer. Jalurnya yang dilalui masih berupa pengerasan yang telah dirintis sejak era kolonial Belanda (1864-1934).

Pengunjung akan melalui lahan perkebunan warga yang banyak ditumbuhi pohon kelapa di sepanjang garis pantai. Angin sepoi-sepoi dan suara desiran ombak dari laut Teluk Bone mengantar anda hingga ke pusat danau.

Danau Biru dulunya bernama Matandahi atau mata air laut yang diadopsi dari bahasa Suku Tolaki, penduduk lokal Sultra. Penamaan ini dilekatkan karena telaga itu langsung mengalir ke pantai yang hanya dibatasi dinding bebatuan selebar kurang lebih 20 meter.

BACA JUGA: 4 Danau Teraneh di Dunia, Punya Kolam Pink hingga Air Neraka

Infografis Wisata Bawah Laut Indonesia

Konon, danau ini menyimpan banyak kisah mistik di dalamnya. Menurut penuturan warga setempat, kolam raksasa tersebut merupakan tempat permandian seorang putri raja. Hal itu juga diiringi cerita mistik yang berdasarkan pengalaman-pengalaman orang-orang tertentu yang dikemukakan secara lisan.

Dulu, seseorang dikisahkan kerap dinampakkan benda antik atau pusaka dari era masa raja-raja lampau. Horornya, fenomena itu juga diikuti kehadiran mahluk astral tak kasat mata yang disebut sebagai penunggunya. Para pengunjung hanya dipesankan agar menjaga etika dan sikap jika berwisata di tempat itu.

Mata air yang bening hingga ke dasar

Danau Biru Walasiho disebut memiliki tiga sumber mata air besar yang mengucur deras dari dalam celah dinding bukit bebatuan. Luas permukaan danau diperkirakan mencapai 160-an meter persegi dengan lebar sekirar 35 meter dan panjang 52 meter.

Kedalaman danau itu sendiri bertingkat-tingkat mulai 1,5 meter hingga 9 meter. Hal itu bergantung dengan pasang-surut air laut setempat. Karena terkontaminasi langsung dengan perairan Teluk Bone, airnya terasa payau namun dinginnya tetap menggigilkan tubuh saat berendam.

Penamaan danau sendiri karena airnya yang berwarna kebiru-biruan. Hal ini ditopang pepohonan yang rimbun nan hijau mengitarinya. Saking jernihnya, anda bisa melihat secara kasat mata dasar danau dan atraksi ikan kecil yang berhabitat di sana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement