Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ladu hingga Kolontong, 7 Oleh-oleh Unik Khas yang Bisa Diboyong dari Tasikmalaya

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 18 Oktober 2022 |16:45 WIB
Ladu hingga Kolontong, 7 Oleh-oleh Unik Khas yang Bisa Diboyong dari Tasikmalaya
Ladu, oleh-oleh khas Tasikmalaya, (Foto: Instagram @kiyowokitchen12)
A
A
A

4. Kolontong: Makanan khas ini rasanya sangat gurih dan enak yang dibuat dari beras ketan yang diolah menjadi camilan. Sayangnya, sekarang kolontong jarang ditemui, dan menjadi camilan yang cukup langka.

(Foto: Instagra, @kangbaif90)

5. Rengginang Oyek: Camilan satu ini banyak diburu oleh wisatawan untuk dibawa pulang. Jika mau belanja rengginak oyek, bisa mendatangi kawasan pusat pembuatan rengginang oyek yang berada di di Tenjowaringin atau bisa juga membelinya di toko oleh-oleh yang ada di sekitar kota Tasikmalaya. Rengginang oyek ini dibuat pakai beras ketan yang dikukus hingga matang, lalu dibentuk bulat lebar. Sebelum rengginang siap digoreng harus melalui proses penjemuran terlebih dahulu di bawah sinar matahari sampai kering agar beras ketan menjadi keras, lalu digoreng hingga teksturnya renyah dan gurih.

6. Kelom Geulis: Bukan hanya makanan, berkunjung ke Tasikmalaya bisa juga membeli sandal yang terbuat dari kayu mahoni. Kerajinan satu ini dibuat langsung dengan tangan pengrajinnya.Sandal yang terbuat dari kayu, dihias beragam motif mulai dari biru langit, bunga, dan lain-lain, dengan teknik pewarnaan memakai air brush.

7. Payung Geulis: Payung cantik ini menjadi salah satu ikon kota Tasik. Payung geulis ini terbuat dari kayu untuk rangkanya, dan dihias memakai penutup yang dibuat dengan memakai kain bordir.

 

(Foto: Instagram @_tokolilypancoran.id)

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement