SABUK pengaman menjadi sesuatu yang wajib dipakai saat sedang menaiki kendaraan, khususnya mobil dan pesawat terbang.
Sabuk pengaman sendiri merupakan alat yang dirancang untuk menahan penumpang agar tetap berada di tempat apabila terjadi guncangan pada kendaraan.
Sayangnya, masih banyak orang-orang yang lalai untuk tidak memakai sabuk pengaman tersebut. salah satu faktornya adalah agar lebih nyaman bergerak selama perjalanan.
Melansir dari The Sun, seorang pilot maskapai penerbangan Emirates, Capt. Christian Baker menjelaskan mengapa Anda harus tetap memasang sabuk pengaman selama pesawat mengudara.
Dalam suatu penerbangan, turbulensi kerap dipicu oleh cuaca buruk yang bisa saja terjadi tiba-tiba. Oleh karenanya, penumpang sangat diwajibkan menggunakan sabuk pengaman, untuk menjaga tubuhnya selama guncangan terjadi.
Menurut Capt. Baker penumpang sering bertanya kenapa tanda sabuk pengaman selalu dihidupkan meskipun penerbangan dalam kondisi aman.
“Alasannya adalah kami sering menerima informasi dari pesawat lain di rute yang sama yang melaporkan cuaca bergejolak di depan, dan kami memiliki radar cuaca canggih yang menunjukkan potensi turbulensi. Jadi, demi keselamatan penumpang, tanda sabuk pengaman dinyalakan sebagai antisipasi," terang Capt. Baker.
Ia juga memberitahu solusi jika Anda merasa takut terbang karena turbulensi. Pada maskapai Emirates menyediakan hiburan televisi yang bisa Anda manfaatkan untuk pengalihan rasa takut selama penerbangan.
"Hiburan dalam penerbangan Emirates memiliki 100 episode tayangan kebahagiaan dan kesejahteraan untuk penumpang. Episode-episode ini menyentuh tema-tema termasuk teknik relaksasi dan meditasi, yang sangat saya rekomendasikan untuk penumpang yang takut terbang atau bepergian jauh," tuturnya.
Namun, alasan lain justru diungkap pilot maskapai Ryanair yang enggan diungkap identitasnya. Ia mengaku punya alasan tersendiri mengenai penggunaan sabuk pengaman di udara. Menurutnya, hal itu hanyalah 'taktik' para awak kabin agar semua penumpang tertib, dan bisa bersantai menikmati penerbangan.

"Kadang-kadang jika penumpang mengganggu, maka awak kabin meminta kami untuk menyalakan tanda sabuk pengaman seolah-olah ada turbulensi, agar semua orang duduk dan awak kabin bisa bersantai," katanya.
Meski begitu, kita sebagai penumpang sejatinya tetap mematuhi arahan awak kabin ya. Sebab, dalam beberapa kasus kantong udara bisa keluar dan menyebabkan kecelakaan bila Anda tidak memasang sabuk pengaman di kursi masing-masing.
"Kantong udara dapat menyapu Anda langsung dari kaki Anda dan dapat terjadi tanpa peringatan. Jadi, biarkan sabuk pengaman Anda tetap di tempat duduk Anda," ucap pramugari Amanda Pleva.
(Rizka Diputra)