Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Perubahan Fisik Pada Wanita Usai Berhubungan Seks, Apa Saja?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 07 Oktober 2022 |01:08 WIB
5 Perubahan Fisik Pada Wanita Usai Berhubungan Seks, Apa Saja?
Berhubungan seks (Foto: Huffpost)
A
A
A

BERHUBUNGAN seks memang menyenangkan, apalagi jika dilakukan dengan orang yang dicintai.

Nah, usai melakukan hubungan seksual, biasanya memang terdapat perubahan fisik pada wanita. Menurut dr. Arina Heidyana ada beberapa perubahan yang bisa dirasakan pada badan wanita setelah berhubungan intim. Apa saja?

 hubungan seks

1. Vagina Membesar

Vagina membesar dan terlihat bengkak lumrah terjadi setelah melakukan seks. Namun, ciri-ciri fisik wanita setelah berhubungan intim ini hanya bersifat sementara. Vagina akan kembali normal selang beberapa waktu kemudian.

Berdasarkan penelitian Boston University School of Medicine, Amerika Serikat, pembesaran vagina terjadi ketika wanita sedang orgasme, yaitu kondisi ketika berada pada puncak kenikmatan seksual. Saat orgasme, aliran darah menuju vagina meningkat, sehingga ukuran vagina membesar.

2. Kram Perut

Perubahan fisik yang mungkin dirasakan setelah berhubungan intim adalah timbulnya kram pada perut bagian bawah. Biasanya, kram pada perut disebabkan oleh orgasme. Selain itu, kram juga mungkin terjadi akibat miringnya kondisi rahim. 

Kondisi rahim yang miring membuat penis pasangan Anda mudah menghantam rahim ketika tengah penetrasi. Akibatnya, perut mengalami kram. Meski termasuk reaksi yang normal, Anda tetap harus berhati-hati jika mengalami kram perut setelah berhubungan seks.

Pasalnya, menurut studi yang dirilis British Journal of Obstetrics and Gynecology, kram perut setelah berhubungan badan bisa dipicu oleh dyspareunia, yaitu kondisi nyeri tidak berkesudahan pada organ intim.

 BACA JUGA: MGen Penyakit Menular Seksual yang Kebal Antibiotik, Pelaku Seks Bebas Wajib Baca!

3. Area Genital Terasa Gatal

Rasa gatal pada area genital bisa dialami oleh pria maupun wanita usai berhubungan badan. Terdapat sejumlah kondisi yang jadi penyebab munculnya rasa gatal, salah satunya adalah alergi pada bahan lateks. Reaksi alergi bisa terjadi ketika berhubungan intim menggunakan kondom berbahan lateks.

Menurut American Academy of Allergy Asthma & Immunology, alergi pada lateks tidak dapat disembuhkan. Karena itu, jika Anda alergi lateks, hindari produk dengan bahan tersebut. Selain alergi pada lateks, kondisi lain yang bisa menimbulkan rasa gatal pada kelamin usai berhubungan seks adalah penyakit menular seksual.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement