MESKI sudah lama meninggal, namun gaya fashion hingga pose rok terbang tertiup angin ala Marilyn Monroe begitu ikonik. Nama dan wajahnya sering terlihat di beberapa unggahan foto dan cerita biografi tentang dirinya. Hingga akhirnya Marilyn meninggal dengan cara yang tragis tanpa dapat diketahui penyebab kepergiannya.
Meski sudah banyak cerita yang beredar tentang artis legendaris ini, namun tak banyak yang tahu bahwa semasa hidup Marilyn menderita endometriosis yang parah.

Diketahui dari informasi yang beredar, Marilyn pernah keguguran sebanyak 3 kali di tahun 1956, 1957 dan 1958. Kehamilan di tahun 1957 itu diketahui sebagai kehamilan di luar rahim yang membuatnya harus merelakan janin tersebut.
Dikutip dari mamamia.com, Rabu (5/10/2022), Marilyn diketahui memiliki endometriosis yang parah. Jauh di dalam lubuk hatinya ia ingin menjalani kehidupan normal dan menjadi seorang ibu.
Pengakuan ini tertulis dalam buku "They Knew Marilyn Monroe: Famous Persons in the Life of the Hollywood Icon," yang ditulis oleh Les Harding. Ia menyebutkan aktris "Some Like It Hot" ini merasa sudah menyerah untuk menjadi seorang ibu akibat endometriosis yang ia idap.
Banyak yang mengaitkan penyakit ini dengan kecanduan seks dan narkoba yang Marilyn alami. Belum lagi ia harus mengonsumsi obat penghilang rasa sakit setiap kali gejala endometriosisnya kambuh.