Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Astaga! Perempuan Ini Gunakan Jasad Ibunya Sebagai Pupuk Kompos

Raden Yusuf Nayamenggala , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2022 |11:20 WIB
Astaga! Perempuan Ini Gunakan Jasad Ibunya Sebagai Pupuk Kompos
Pupuk kompos dari jasad manusia (foto: the verge)
A
A
A

KOMPOS sejatinya merupakan salah satu jenis pupuk organik yang sudah ada sejak lama. Kompos sendiri diartikan sebagai bahan-bahan organik yang telah mengalami proses pelapukan, karena terjadi interaksi antara mikroorganisme yang bekerja di dalam bahan organik tersebut.

Bahan organik yang biasanya digunakan untuk kompos, yakni rumput, jerami, sisa ranting dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, dan bahan organik lainnya. Namun, belakangan ini terbesit kabar yang cukup mencengangkan. Karena, ada seorang perempuan yang menggunakan jenazah ibunya sebagai pupuk kompos.

 pupuk kompos dari jasad manusia

Seperti yang dikutip dari The Verge, seorang perempuan bernama Rachel Gerberding, menggunakan jenazah Ibundanya, Sharon Gerberding sebagai pupuk kompos. Berawal dari ketika sang ibu meninggal dunia pada April 2022 lalu, kemudian Garberding memutuskan untuk membuat pupuk kompos.

Garberding tinggal di negara bagian Washington di sebuah rumah yang dikelilingi oleh bunga. Awalnya Gerberding mendengar tentang metode hukum baru untuk mengubah sisa-sisa manusia menjadi tanah. "Saya seperti, Bu, itu akan menjadi hal yang luar biasa bagi saya, untuk bisa berjalan melewati taman dan menjadi seperti, 'Oh.. hai.. Bu," ujar Gerberding seperti yang dikutip dari The Verge.

Perempuan berusia 48 tahun itu mengatakan, bahwa sang Ibunda sebelumnya sudah setuju untuk melakukan apapun pada jenazahnya sebelum dia meninggal. "Sebelumnya Ibu mengungkapkan 'Saya akan mati, lakukan apapun yang anda inginkan'," jelas Rachel.

Kemudian, jenazah sang ibu yang meninggal karena komplikasi multiple sclerosis, dibaringkan ditempatkan dalam wadah berisi alfalfa, jerami, serbuk gergaji, dan catatan yang ditulis dengan tinta biodegradable.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement