Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peneliti: Bayi Lahir Kurang dari Berat Rata-rata, Berpeluang Alami Masalah Kesehatan Mental

Astri Lawrensia , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2022 |07:00 WIB
Peneliti: Bayi Lahir Kurang dari Berat Rata-rata, Berpeluang Alami Masalah Kesehatan Mental
ilustrasi bayi baru lahir, (Foto: Freepik)
A
A
A

“Kami telah mengetahui selama bertahun-tahun bahwa berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur itu dikaitkan dengan risiko penyakit mental yang lebih tinggi pada anak. Apa yang ditunjukkan oleh penelitian ini adalah, bahwa penyimpangan kecil dari berat lahir biasa mungkin juga relevan,” ucap Profesor Mary Cannon, peneliti dalam studi di atas.

Selain faktor berat lahir bayi, faktor - faktor lain juga turut diperhatikan seperti jenis kelamin, riwayat penyakit mental orangtua dan lain sebagainya.

“Hubungan antara berat lahir dan kesehatan mental anak ini tetap ada, bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi berat lahir dan kesehatan mental, seperti jenis kelamin, faktor sosial ekonomi, dan riwayat penyakit mental orang tua, ” tambah peneliti lain, Niamh Dooley.

Para peneliti mengatakan bahwa ADHD, depresi, kecemasan, masalah sosial merupakan masalah psikologis yang lebih mungkin terjadi pada bayi yang lahir dengan berat badan yang kurang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement