2. Keturunan
Beberapa orang mungkin mewarisi gen yang rusak yang menyebabkan kelenjar keringat tidak berfungsi. Kondisi bawaan yang disebut displasia ektodermal hipohidrotik ini menyebabkan orang dilahirkan dengan kelenjar keringat yang sangat sedikit atau tidak sama sekali.
3. Dehidrasi
Bila seseorang kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diambil, kelenjar keringat mereka sulit untuk berfungsi dengan baik. Alhasil, mereka tidak bisa berkeringat seperti orang normal sebab kekurangan kelembaban yang dibutuhkan untuk keringat diproduksi.
Demikian 5 penyebab tubuh tak berkeringat yang wajib diketahui. Sebisa mungkin agar metabolisme tubuh tetap terjaga penuhi asupan cairan tubuh.
4. Gangguan Kulit
Adapun gangguan kulit juga bisa mempengaruhi kelenjar keringat. Diantaranya adalah radiasi, trauma, infeksi, peradangan, psoriasis, dermatitis eksfoliatif, ruam panas dan skleroderma,
5. Kerusakan Saraf
Setiap kondisi yang menyebabkan kerusakan saraf dapat mengganggu fungsi kelenjar keringat. Adapun kondisi yang dapat merusak saraf, antara lain sindrom Ross merupakan kelainan langka yang ditandai dengan disfungsi keringat dan pupil yang tidak melebar dengan benar.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.