Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Benar Orang Kota Lebih Rentan Terkena ISPA?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 27 September 2022 |19:10 WIB
Apa Benar Orang Kota Lebih Rentan Terkena ISPA?
Orang kota (Foto: Renovated)
A
A
A

HIDUP di kota atau desa memiliki perbedaan dari sisi kebersihan udara. Polusi lebih parah di wilayah perkotaan. Ternyata juga memiliki dampak jangka panjang dan pendek terhadap kesehatan.

Menurut Dokter Spesialis Paru dr Agus, saat seseorang menghirup polusi dan mengalami reaksi gatal, batuk dan lainnya itulah dampak dalam jangka pendek. Disampaikan kalau polusi terbagi dua yaitu bersifat akut (jangka pendek) dan kronik (jangka panjang).

 kota

"Untuk yang dampak akut ini memang sering kali muncul, namun tidak kita rasakan. Kalau kita lewat di suatu daerah yang polusi terus kemudian mata kita merah atau kita bersin-bersin, tenggorokan tidak nyaman itu dampak akutnya, kadang tidak terasa," ujar ujar Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K).

Polusi yang terdiri dari partikel kecil, seseorang kerap tak menyadari jika terpapar polusi. Salah satu cara mencegahnya, Agus mengatakan pakai masker saat beraktivitas.

 BACA JUGA:Waspada! Asap Rokok yang Menempel di Sofa dan Tembok, Mampu Picu Infeksi Paru Kronik

Lalu apa benar orang kota lebih rentan terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement