“Temu janji istriku yang kanker payudara yang semestinya Senin ini dibatalkan. Artinya semua temu janji kanker payudara telah dibatalkan. Temu janji yang baru, satu bulan lagi. Aku yakin dia akan baik-baik saja, tapi periode menunggu ini akan pastinya bisa menelan korban jiwa. Ini kecarutan, atas nama monarki,” tutur Matt.
Senasib dengan Matt, pasien lainnya bernama Rebecca Rose, mengaku janji konsultasi dengna terapisnya juga dibatalkan. Padahal, untuk mendapatkan slot tersebut, ia harus mengantri lebih dari empat bulan. Saat ini, Rebecca hanya bisa menunggu penjadwalan ulang janji temu terapisnya tersebut.
“Jujur, ini sangat mengecewakan. Saya menghargai acara prosesi pemakaman, tapi saya berharap paling tidak ditutup hanya waktu pemakaman bukan sepanjang hari. Terapi, bagi saya itu seperti garis hidup dan itu semacam titik cahaya di ujung terowongan (atas penyakitnya)," tutur Rebecca,
BACA JUGA:Jangan Asal Minum Obat, Ini Kata Kemenkes Agar Tidak Celaka!
BACA JUGA:WHO Sebut Akhir Pandemi Mulai Terlihat, Kemenkes Soroti Kepatuhan Prokes dan Cakupan Vaksin Booster Indonesia
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.