SEKS bebas saat ini punya banyak istilah, mulai dari One Night Stand (ONS), Friend with Benefit, Sleepover date, hingga Sex Buddy. Pelaku seks bebas lebih senang dengan hal yang kasual dibandingkan terikat, membuat mereka tapi rentan mengalami masalah kesehatan mental.
Hal ini berkaitan dengan kebiasaan gonta-ganti pasangan, yang membuat seks bebas bukan hanya memicu masalah penyakit seksual, tapi juga harga diri rendah hingga sulit untuk menentukan sikap diri.

Nah, di pembahasan ini MNC Portal coba menjelaskan pada Anda dampak seks bebas pada masalah kesehatan. Apa saja masalah tersebut dan seberapa besar risiko itu muncul?
Seks bebas dipilih sebagian orang karena tidak mau ada ikatan romantis dengan satu orang saja. Selain itu, seks bebas dipilih karena memungkinkan seseorang memiliki pengalaman fisik yang dapat di-explore lebih jauh.
Tapi, seks bebas tidak terlalu membawa keuntungan bagi pria maupun perempuan dalam hal kesehatan mental.
Penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung memiliki waktu yang lebih sulit daripada pria dalam mencegah ketertarikan emosional, artinya wanita mudah sekali kepincut hatinya dan melibatkan emosi dalam satu hubungan, meski hanya hubungan ONS. Akibatnya wanita bisa beper usai ONS, dan ini malah tak bagus bagi kesehatan mentalnya!
Ini yang kerap menjadi pemicu masalah kesehatan mental ada perempuan yang menjalani praktik seks bebas. Wanita rentan merasa dimanfaatkan secara seksual oleh pasangan ONS atau FWB. Ini bisa memicu depresi, ada rasa penyesalan yang besar, hingga malu akan tubuhnya sendiri.
BACA JUGA: 3 Bahaya Ngeseks Saat Mentruasi, Cowok Cewek Wajib Baca!
"Ada orang yang menganggap seks hanya hiburan untuk bersenang-senang, tapi bagi sebagian lain tidak sebatas itu. Seks harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan perasaan. Ketidaksamaan cara pandang ini yang memicu seseorang alami masalah mental jika memilih seks bebas," terang laporan Very Well.