EMAS biasanya digunakan sebagai perhiasan untuk dijadikan kalung, cincin, gelang dan aksesoris lainnya. Namun ternyata zaman dahulu, emas 24 karat juga dijadikan sebagai obat.
Dikutip dari Healthline, Minggu (18//2022), selain dapat dijadikan perawatan wajah, emas mengandung sifat anti inflamasi dan anti penuaan. Facial emas adalah pengembangan dari konsep ini.

Namun jauh sebelum masehi, tepatnya 2500 SM, emas digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh kerajaan Tionghoa, India dan Arab.
Misalnya, Swarna bhasma atau yang disebut juga "abu emas" digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk mengobati berbagai penyakit. Seperti, asma, artritis reumatoid, diabetes melitus, dan penyakit sistem saraf.