SEBUAH keluarga memutuskan keliling dunia karena beberapa anaknya didignosa kehilangan penglihatan.
Dikutip dari CNN, pasangan suami istri, Lemay dan Pelletier harus menerima kenyataan bahwa tiga dari empat anak mereka mengidap kelainan genetik langka, yaitu retinitis pigmentosa.
Kelainan tersebut menyebabkan penglihatan mereka menurun seiring berjalannya waktu.
Lemay dan Pelletier mengaku pertama kali menyadari kelainan tersebut ketika anak pertama mereka, Mia, berusia tiga tahun.
Setelah 12 tahun menikah, lanjut Lemay, dua anak mereka yang lain, Colin dan Laurent yang masing-masing berusia tujuh dan lima tahun mengalami gejala yang sama seperti yang dialami Mia dulu.
Ketakutan mereka terbukti setelah dilakukan pemeriksaan pada tahun 2019. Kedua anak lelaki mereka tersebut juga menderita kelainan genetik yang sama seperti Mia.
Menurut National Eye Institute, gejala retinitis pigmentosa biasanya dimulai pada masa anak-anak, dan kebanyakan orang akhirnya kehilangan sebagian besar penglihatan mereka.
Begitu menerima berita itu, pasangan Lemay dan Pelletier memutuskan untuk membuat kenangan visual bersama anak-anak mereka, sesuai dengan saran dari spesialis yang menangani Mia.
“Saya pikir, saya tidak akan menunjukkan gajah di buku, tetapi saya akan mengajak mereka melihat gajah asli,” jelas Lemay.
Mereka lalu mulai membuat rencana perjalanan untuk mengelilingi dunia dan mulai mengumpulkan tabungan.
Hadiah kecil datang ketika perusahaan keuangan tempat Pelletier bekerja memiliki saham yang dibeli.