BEBERAPA waktu lalu, dunia maya sempat dihebohkan dengan diskusi kompres panas atau kompres dingin untuk penurun panas. Beberapa ahli menyebutkan bahwa kompres panas lebih cocok untuk menurunkan suhu tubuh.
"Kalau demam, yang betul adalah kompres air hangat karena pori-pori di permukaan kulit akan membuka dan pembuluh darah akan melebar mengeluarkan panasnya," ujar dr. Devi Kristiani, Sp.A, dokter spesialis anak, seperti dilansir dari Antara.

Lalu apa fungsi dari kompres dingin?
Dikutip dari Healthline, es dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan serta membantu menghentikan pendarahan. Dingin membatasi sirkulasi darah, yang pada gilirannya dapat mematikan rasa sakit. Ini juga dapat membantu membatasi memar.
Selain untuk menanggulangi memar, kompres dingin dapat meringankan rasa sakit pada beberapa titik lain pada tubuh. Berikut ulasannya yang dikutip dari Healthline.