TINGGINYA kasus HIV AIDS di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan sempat mengkhawatirkan masyarakat. Apalagi, tercatat tingginya kasus terjadi di kelompok usia produktif sepertu remaja.
Menekan laju penularan, artinya sederet upaya pencegahan harus dilakukan. Salah satunya dengan pemeriksaan sedini mungkin.
Ya, pemeriksaan untuk deteksi dini HIV, jadi salah satu solusi untuk mencegah penularan yang semakin meluas di masyarakat. Salah satu deteksi dini atau tes HIV yang populer, yakni melalui Rapid test HIV. Tes ini digunakan sebagai pemeriksaan awal untuk mendeteksi antibodi terhadap penyakit HIV.
Rapid Test HIV sendiri, ternyata hasil pemeriksaanya bisa diketahui dalam waktu yang cukup singkat. Biasanya yakni hanya perlu menunggu sekitar 20 sampai 30 menit saja.
Namun, yang patut diingat, hasil rapid test HIV ternyata tidak bisa dijadikan tolok ukur satu-satunya untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi HIV atau tidak. Sebab, tetap dibutuhkan tes lanjutan guna memperkuat hasil rapid test.