PEMERINTAH Daerah Kota New York baru saja mengumumkan pengumuman terbaru terkait penularan virus polio.
Pengumuman dilakukan oleh Gubernur New York, Kathy Hochul. Ia mengumumkan keadaan darurat (state of emergency) ini pada 9 September 2022, terkait potensi penyebaran virus polio di negara bagian tersebut, seperti dilapor Healthline, Sabtu (10/9/2022).
Disebutkan, dalam beberapa pekan terakhir ini, virus telah terdeteksi dalam air limbah di beberapa daerah di New York. Para pejabat setempat mengumumkan, bahwa virus tersebut diduga menyebar di antara orang-orang yang tidak divaksinasi.
Virus tersebut diyakini menyebabkan polio, penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada lengan dan kaki serta dapat mengakibatkan kematian.
Pada awal musim panas ini, Departemen Kesehatan Negara Bagian New York (NYSDOH) dan Departemen Kesehatan dan Kebersihan Mental Kota New York (NYCDOHMH) memberikan sampel limbah ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), yang mengidentifikasi keberadaan virus polio.
Melalui deteksi air limbah, pejabat kesehatan negara bagian telah mengidentifikasi setidaknya 57 sampel di beberapa wilayah New York yang dites positif terkena virus.
Menurut pejabat setempat, ratusan kasus polio mungkin sudah tersebar di antara warga New York yang tidak divaksinasi.
“Ketika pejabat Kota New York tengah gencar untuk memenuhi permintaan vaksinasi cacar monyet dan menyesuaikan dengan pedoman Covid-19 baru CDC, penduduk setempat kini harus kembali bergulat dengan ancaman kesehatan masyarakat tambahan,”Associated Press melaporkan, dikutip dari Healthline, Sabtu, (10/9/2022).
Komisaris Kesehatan Negara Bagian, Dr. Mary T. Bassett dalam pernyataannya menyebut, bahwa untuk setiap satu kasus polio paralitik yang teridentifikasi, ratusan lainnya mungkin tidak terdeteksi.
“Deteksi virus polio dalam sampel air limbah di New York City mengkhawatirkan, tetapi tidak mengejutkan,” ujar Bassett.
Bassett menambahkan, bahwa Departemen Kesehatan Negara Bagian NY tanggap respon di tingkat lokal dan federal dan secara aktif memantau penyebaran penyakit. Namun, pejabat kesehatan tidak merinci lima wilayah di mana virus itu terdeteksi.
Sampai saat ini, polio belum terdeteksi di Amerika Serikat dalam hampir satu dekade. Sebagai informasi, diketahui pada 21 Juli 2022 lalu, seorang pria yang tidak divaksinasi di Rockland County mengalami kelumpuhan setelah tertular virus.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.