4. Terlalu banyak kafein: Kopi baik dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi jangan mengandalkan kopi untuk mengurangi rasa ngantuk, karena terlalu banyak justru bikin gelisah. Begitu juga dengan alkohol.
5. Periode menstruasi: Penelitian mendapati wanita akan makan lebih banyak dalam sepuluh hari setelah menstruasi, dan akan mengalami penurunan energi drastis. Seiringan dengan itu, pramenstruasi (PMS) juga merupakan salah satu faktor penyebab tubuh merasa kelelahan. Jadi, jika kelelahan terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam sebulan, wanita membutuhkan lebih banyak makanan sebagai pengganti energi.
6. Suasana buruk: Kurangnya cahaya, meja yang berantakan, lampu yang berkedip-kedip, dan ventilasi yang tidak memadai dapat menyebabkan kelelahan. Gejala lain juga bisa ditimbulkan termasuk seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, kulit kering, gatal, mata sakit, dan batuk. Sebagai cara mengatasinya, coba buka jendela, coba atur suhu ruangan dan istirahatlah secara teratur dari pekerjaan dan rutinitas sehari-hari. Bisa juga, keluar secara teratur mencari udara segar setiap jam, setidaknya selama lima menit.
7. Over karbohidrat: Sandwich , pasta, dan kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya adalah pilihan makan siang yang lezat. Namun, terlalu banyak karbohidrat dapat memicu insulin , yang dapat menyebabkan kelelahan tubuh. Dokter Sarah Brewer, direktur medis Healthspan, mengatakan bahwa pelepasan insulin ini dapat menyebabkan kadar glukosa darah turun terlalu rendah dua jam kemudian.
8. Stres: Tingkat stres dan kecemasan bisa menguras nutrisi dalam tubuh loh! Hal ini terutama berlaku untuk magnesium dan vitamin B. Magnesium diekskresikan dalam urin ketika tubuh sedang stres dan dapat meningkatkan kecemasan. Hal itu akan sangat berpengaruh pada tingkat energi tubuh. Jika mengalami stres berkepanjangan, pertimbangkanlah untuk mengonsumsi suplemen magnesium dan vitamin D.
(Rizky Pradita Ananda)