SETELAH selesai makan siang, biasanya banyak orang tak lama kemudian merasa mengantuk. Bahkan meskipun sudah tidur nyenyak sepanjang malam pun, sebagian orang akan tetap merasa ngantuk apabila di siang hari.
Kondisi ini tentu sering mengganggu pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, sehingga sering muncul pertanyaan di benak kita, apa sih sebenarnya yang menyebabkan orang sering mengantuk di siang.
Simak paparan delapan penyebab seseorang mudah mengantuk, setelah makan siang, sebagaimana dijelaskan Rob Hobson, Kepala Nutrisi Healthspan, seperti dirangkum dari The Sun, Rabu (7/9/2022)
1. Tidak teratur makan: Kebiasaan makan yang tidak teratur dapat menyebabkan kelelahan pada tubuh. Rob mengatakan, menetapkan waktu makan yang teratur akan membantu tubuh mempertahankan pasokan energi yang stabil sepanjang hari dan mencegah kita dari mengantuk.
2. Terlalu lama berada di depan gawai: Layar laptop atau HP yang terang akan membuat mata menjadi lelah terutama ketika melihat layar yang dipenuhi kata-kata dan angka. Trik mencegahnya, saat makan siang kita perlu mematikan ponsel dan beristirahat sejenak, bisa dengan berjalan - jalan sebentar. Ini akan membantu membuat mata rileks, meningkatkan suasana hati, meregangkan otot-otot setelah duduk, mengurangi stres dan ketegangan, dan meningkatkan tingkat energi tubuh.
3. Sakit gula: Kadar gula dalam tubuh cenderung akan keluar pada sore hari. Mengemil berlebihan dapat membuat tubuh merasa lelah, terutama jika memilih camilan dengan banyak gula di dalamnya, karena ini akan menyebabkan gula tinggi. Jika mau mengemil, pilih camilan sehat yang tinggi protein dan serat, karena protein dapat menjaga kadar gula darah dengan lebih baik seperti yoghurt, hummus, dan sayuran cincang atau kacang-kacangan.
4. Terlalu banyak kafein: Kopi baik dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi jangan mengandalkan kopi untuk mengurangi rasa ngantuk, karena terlalu banyak justru bikin gelisah. Begitu juga dengan alkohol.
5. Periode menstruasi: Penelitian mendapati wanita akan makan lebih banyak dalam sepuluh hari setelah menstruasi, dan akan mengalami penurunan energi drastis. Seiringan dengan itu, pramenstruasi (PMS) juga merupakan salah satu faktor penyebab tubuh merasa kelelahan. Jadi, jika kelelahan terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam sebulan, wanita membutuhkan lebih banyak makanan sebagai pengganti energi.
6. Suasana buruk: Kurangnya cahaya, meja yang berantakan, lampu yang berkedip-kedip, dan ventilasi yang tidak memadai dapat menyebabkan kelelahan. Gejala lain juga bisa ditimbulkan termasuk seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, kulit kering, gatal, mata sakit, dan batuk. Sebagai cara mengatasinya, coba buka jendela, coba atur suhu ruangan dan istirahatlah secara teratur dari pekerjaan dan rutinitas sehari-hari. Bisa juga, keluar secara teratur mencari udara segar setiap jam, setidaknya selama lima menit.
7. Over karbohidrat: Sandwich , pasta, dan kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya adalah pilihan makan siang yang lezat. Namun, terlalu banyak karbohidrat dapat memicu insulin , yang dapat menyebabkan kelelahan tubuh. Dokter Sarah Brewer, direktur medis Healthspan, mengatakan bahwa pelepasan insulin ini dapat menyebabkan kadar glukosa darah turun terlalu rendah dua jam kemudian.
8. Stres: Tingkat stres dan kecemasan bisa menguras nutrisi dalam tubuh loh! Hal ini terutama berlaku untuk magnesium dan vitamin B. Magnesium diekskresikan dalam urin ketika tubuh sedang stres dan dapat meningkatkan kecemasan. Hal itu akan sangat berpengaruh pada tingkat energi tubuh. Jika mengalami stres berkepanjangan, pertimbangkanlah untuk mengonsumsi suplemen magnesium dan vitamin D.
(Rizky Pradita Ananda)