MISTERI pneumonia yang menginfeksi 11 orang dan menyebabkan 4 orang meninggal dunia di Argentina, perlahan mulai terkuak.
Pejabat kesehatan setempat mengumumkan kemungkinan adanya infeksi bakteri Legionella pada 11 warga yang terkena pneumonia misterius. Hal ini diketahui dari pemeriksaan 4 sampel pasien yang terjangkit. Kecurigaan mengarah pada wabah legionelle pneumophila.
Meski begitu ini adalah dugaan awal yang masih butuh pengembangan lebih. Pejabat kesehatan setempat juga masih menunggu hasil diagnosis akhir.

Mengenal Leguiner atau Legionelle Pneumophila
Dikutip dari Healthline, Minggu (4/9/2022), penyakit legiuner dalah jenis pneumonia yang parah, atau infeksi paru-paru. Bakteri yang disebut Legionella menyebabkan infeksi ini. Bakteri itu ditemukan setelah wabah di konvensi Philadelphia Legiun Amerika pada tahun 1976. Mereka yang terkena berkembang menjadi bentuk pneumonia yang akhirnya dikenal sebagai penyakit Legiuner.
Sekitar 5.000 orang dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat setiap tahun dengan penyakit Legiuner. Namun, jumlah infeksi mungkin lebih tinggi, karena banyak infeksi tidak didiagnosis atau dilaporkan. Beberapa kasus sangat ringan sehingga individu yang terkena tidak pernah mencari pengobatan.
Legionella juga dapat menyebabkan kondisi yang lebih ringan yang disebut demam Pontiac. Demam Pontiac tidak menyebabkan pneumonia dan tidak mengancam jiwa. Ini memiliki gejala yang mirip dengan flu ringan, dan biasanya hilang dengan sendirinya. Demam Pontiac dan penyakit Legionnaire kadang-kadang secara kolektif disebut Legionellosis.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)