TINGGINYA data angka kasus HIV pada kelompok remaja di Bandung, Jawa Barat selama kurang lebih 30 tahun terakhir belakangan tengah menjadi sorotan publik.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tak menampik, merujuk pada angka data yang ada, memang kasus HIV pada remaja ini sepatutnya harus menjadi perhatian. Disampaikan Ketua Satgas HIV IDAI, Dr. Endah Citraresmi, SpA(K), usia remaja merupakan momen untuk mencoba berbagai hal.
Misalnya, penggunaan narkotika dan obat-obatan yang digunakan dengan jarum suntik, yang memicu penularan HIV alias human immunodeficiency virus tersebut.
"Kemarin ada beberapa berita juga remaja yang HIV karena bukan dari kecil, tapi dari saat remaja, kita tahu remaja sering mencoba hal baru. Kita tahu narkoba suntik, ini menjadi kasus yang banyak karena penggunaan jarum suntik bersama-sama dengan temannya yang terinfeksi,” kata Dr. Endah Ketua Satgas HIV IDAI dalam Media Interview belum lama ini.
Kendati HIV menurutnya, juga disebabkan faktor lainnya, yakni adanya hubungan seksual. Terutama bagi mereka yang melakukannya sesama jenis.