Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Perempuan Nyaris Botak Pasca Terkena Covid

Vivin Lizetha , Jurnalis-Selasa, 30 Agustus 2022 |12:03 WIB
Viral Perempuan Nyaris Botak Pasca Terkena Covid
Ilustrasi rambut rontok (foto: istimewa)
A
A
A

Ahli kerontokan rambut itu juga menambahkan, bisa saja kasus kerontokan sebenarnya sudah berlangsung lama. Namun baru disadari karena kebetulan para perempuan itu membutuhkan penampilan prima pada saat kejadian sehingga menganggap covid biang kerok kerontokan rambut.

Selain itu biasanya, hampir di setiap kasus, kerontokan rambut baik itu ringan atau parah hanya berlangsung sementara. Rambut akan tumbuh lagi seiring berjalannya waktu, kurang lebih 1 tahun. Meski begitu, dalam suatu kasus, kondisi kerontokan parah ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih dalam.

Dikutip dari DailyMail.com, seorang dokter kulit di University of Michigan, Yolanda Helfrich, mengatakan kasus kerontokan bisa terjadi akibat stres yang berkepanjangan. Pada saat terjangkit covid menyebabkan stress sehingga berpengaruh pada kerontokan rambut.

(vvn)

(Kemas Irawan Nurrachman)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement