SEJUMLAH perempuan di Amerika melaporkan alami kerontokan rambut pasca terkena covid. Rambut yang rontok bukan hanya sehelai dua helai, tapi hampir 60 persen rambut hilang. Bisa dikatakan kondisi kepala perempuan itu nyaris botak.
Kejadian ini dialami Tori Cayton, dari North Carolina, Haley Janelle Immel, dari California dan Jill Rorh, dari Illinois. Mereka adalah sedikit dari sejumlah perempuan di Amerika yang melaporkan kebotakan kepala pasca covid.

Tapi benarkah karena covid?
Dikutip dari DailyMail.com, seorang ahli mengatakan kondisi kerontokan rambut yang parah atau telogen effluvium ini memang sering terjadi di beberapa perempuan. Tidak hanya karena covid, tapi bisa juga karena kondisi tertentu lainnya. Namun kebetulan, kasus pelaporan terjadi pada perempuan yang baru saja menderita covid.