Ia pun menegaskan pihaknya akan terus memberikan pelatihan ataupun workshop secara berkelanjutan agar pelaku ekraf dapat meningkatkan kemampuan, reskilling, serta memiliki keterampilan baru (newskilling).
"Paling penting ini newskliing karena keterampilan baru ini dibutuhkan oleh mereka dan kami akan melakukan pendampingan sampai dengan pembiayaan bekerja sama dengan pemkot setempat dan stakeholder lainnya," kata dia.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu berharap di tahun depan Bandarlampung bisa dinobatkan sebagai kota kreatif sebagaimana keinginan dari para pelaku ekraf dan juga usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Kami sudah rumuskan, semoga tahun depan Bandarlampung bisa dinobatkan sebagai kota kreatif sesuai dengan harapan dari pelaku ekraf dan UMKM yang ada di sini," katanya memungkasi.
(Rizka Diputra)