DINAS Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka kunjungan wisata yang meningkat setiap akhir pekan (weekend) ke sejumlah tempat wisata yang mencapai 100.000 orang dan puluhan ribu orang pada hari kerja setelah berbagai program promosi dan pengembangan dilakukan.
Kepala Disparbud Cianjur, Pratama Nugraha mengatakan, promosi dan pengenalan objek wisata baru di Cianjur sempat digelar di tingkat provinsi dan pusat beberapa waktu lalu, membuat angka kunjungan meningkat termasuk tingkat hunian hotel yang meningkat hingga 50 persen.
"Pemulihan ekonomi cepat dilakukan dengan mempromosikan objek wisata, produk unggulan UMKM dan pagelaran seni budaya sebagai pendukung, membuat angka kunjungan wisata meningkat 100.000 orang setiap akhir pekan terutama ke wisata bernuansa alam," paparnya.
Pratama menjelaskan, sebagai upaya mendongkrak angka kunjungan dengan cepat, Pemkab Cianjur terus berbenah diri dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan menuju objek wisata baru dan objek wisata andalan termasuk membangun sarana dan prasarana penunjang seperti area istirahat.
Sehingga, wisatawan yang datang dapat dengan mudah mendapatkan produk unggulan UMKM dan oleh-oleh khas Cianjur yang dijajakan di toko yang ada di area istirahat seperti di Citarum di wilayah timur Cianjur dan di Naringgul di wilayah selatan Cianjur.
"Kami berharap seiring tingginya angka wisatawan yang datang, dapat memulihkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk selama pandemi. Berbagai program dan kemudahan akan kita promosikan bagi wisatawan yang hendak menghabiskan liburan di Cianjur," katanya.