Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IDI Larang Anak Sakit Masuk Sekolah, Ini Penjelasannya

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 29 Agustus 2022 |05:00 WIB
IDI Larang Anak Sakit Masuk Sekolah, Ini Penjelasannya
Anak sakit sebaiknya tak masuk sekolah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) di Indonesia mulai dilakukan. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Erlina Burhan, SpP(K) mengingatkan, agar orangtua memahami kondisi anak.

Apabila sakit seperti flu atau demam, dilarang untuk berangkat sekolah. Bukan tanpa alasan, sebab virus Covid-19 lebih mudah menular dan mudah menginfeksi saat kondisi anak kurang sehat.

 anak sakit

"Orangtua juga meminta untuk evaluasi terhadap anak adanya gejala demam atau pilek atau flu, ya, jangan masuk sekolah jangan sampai dipulangkan oleh guru dari sekolah," kata dr Erlina Burhan, SpP(K) Satgas Covid-19 IDI dalam Konferensi Pers Satgas Monkeypox dan Covid-19 bersama Ikatan Dokter Indonesia secara virtual.

Hal tersebut disampaikan karena adanya kenaikan kasus. Sehingga dia mengharapkan agar para orangtua juga dilibatkan dalam monitoring Covid-19 di Sekolah.

 BACA JUGA: Tes Mandiri Covid-19 Hasilnya Positif, IDI: Jangan Buang Alat Sembarangan!

Sekolah dan orangtua bisa bekerjasama agar anak tetap terlindungi dan terjaga dari infeksi virus Covid-19 di tengah PTM. Meskipun sudah ada SE Nomor 7 Tahun 2022 Perihal Diskresi SKB 4 Menteri, dia meminta sekolah bisa menerapkan surat edaran (SE)nya dengan baik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement