SIAPA sih yang tidak suka dipeluk? Pria, wanita, tua, muda, rata-rata orang pada umumnya memang suka dipeluk.
Pelukan juga merupakan salah satu bentuk banyak ekspresi baik. Mulai dari bahagia, semangat, rasa sayang dan cinta kepada pasangan, keluarga, atau para sahabat tercinta.
Tapi naasnya, pelukan nyatanya bisa juga mendatangkan cidera tak terduga. Inilah yang dialami seorang wanita di Cina pada Mei 2021. Ya, pelukan hangat yang diterima dari teman kantornya tersebut, justru malah berujung kesakitan karena sampai membuat patah tulang.
Kronologi berawal dari, sang wanita yang berasal kota Yueyang, di provinsi Hunan, Cina itu saat berada di kantor. Sang rekan kerja kemudian datang, lalu menyapa si wanita dengan pelukan.
Setelah mendapat pelukan, sang wanita yang tak diungkap identitasnya itu justru meraung kesakitan, karena pelukan dari sang pria disebut terlalu keras. Hingga menyebabkan dadanya sakit kala itu.
Siapa sangka, ternyata rasa sakit itu masih terasa hingga si wanita itu pulang dari kantor. Alih-alih langsung periksa ke dokter, saat itu sebagai penanganan pertama, ia memutuskan untuk mengoleskan minyak panas di dadanya dan istirahat tidur.
Namun kondisinya makin memburuk, lima hari paska kejadian rasa sakit di dada yang dirasakan wanita tersebut makin menjadi-jadi. Akhirnya si wanita memutuskan periksa ke rumah sakit.
Setelah menjalani pemeriksaan X-Ray, baru diketahui ia mengalami patah tulang rusuk. Sebanyak tiga tulang rusuknya patah, dua di sisi kanan dan satu di sebelah kiri. Mengalami patah tulang rusuk, akhirnya sang wanita harus cuti dari pekerjaannya untuk masa pemulihan, mengutip Oddity Central, Kamis (25/8/2022).
Merasa tak terima tulangnya sampai patah karena pelukan yang terlalu kuat itu. Selama masa pemulihannya, wanita tersebut sempat bertemu dengan teman kantor yang memeluknya untuk mencoba bernegosiasi.
(hasil X-Ray, Foto:Oddity Central)
Namun, keduanya gagal mencapai kesepakatan apa pun, karena pria itu mengklaim si wanita tak memiliki bukti kalau cidera yang dialami memang disebabkan oleh pelukannya.
Hingga akhirnya, sang wanita memutuskan untuk membawa sang teman kantor ke jalur hukum, dengan mengajukan tuntutan ke Pengadilan Yunxi Kota Yueyang.
Dalam tuntutannya, sang wanita meminta kompensasi atas kerugian finansial yang dialaminya karena pelukan erat si teman kantor. Mengingat, karena patah tulang ia harus mengambil cuti dan menghabiskan banyak uang untuk perawatan medis.
Pengadilan pun mengabulkan gugatan sang wanita, Hakim memerintahkan pria itu untuk membayar uang senilai sebesar 10.000 Yuan atau sekira Rp22,2juta kepada sang wanita sebagai kompensasi karena secara tidak sengaja mematahkan tulang rusuknya dengan pelukan.
Pengadilan menilai, meski kerusakan pada tulang rusuk ditemukan lima hari setelah kejadian. Namun pengadilan melihat, ada bukti selama lima hari wanita tersebut tidak melakukan kegiatan apa pun yang bisa menyebabkan patah tulang. Selain itu, sudah ada juga kesaksian dari rekan kerja lainnya di tempat kejadian yang mengingat reaksi menyakitkan sang wanita setelah dipeluk teman prianya itu.
(Rizky Pradita Ananda)