Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Alasan Kulit Manusia Sering Digigit Nyamuk, Nomor 3 dari Aroma Badan

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2022 |16:02 WIB
4 Alasan Kulit Manusia Sering Digigit Nyamuk, Nomor 3 dari Aroma Badan
Alasan Kulit Digigit Nyamuk (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Meski demikian, orang dengan golongan darah O memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk terserang malaria berat daripada golongan darah lain.

2.Adanya bakteri pada kulit

Tubuh manusia memiliki jutaan mikrobiota kulit yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit. Meski demikian, rupanya jumlah mikrobiota di kulit tubuh bisa menarik perhatian nyamuk. Sebuah penelitian menyebutkan jika semakin banyak bakteri pada kulit, nyamuk akan semakin tertarik.

3. Asam laktat

Sebuah penilitian pada 1968 menunjukan bahwa asam laktat yang ada pada manusia menarik perhatian nyamuk pembawa penyakit demam kuning. Asam laktat ini dianggap sebagai bau khas manusia bagi nyamuk.

Manusia memproduksi asam laktat saat berolahraga, maka dari itu cara terbaik untuk menghindari nyamuk adalah dengan mencuci tangan dengan sabun dan dikeringkan secara menyeluruh.

4. Terlalu banyak menghirup karbon dioksida

Tiap kali bernafas manusia akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), panas, dan kelembaban. Rupanya nyamuk betina cukup pintar untuk mendeteksi CO2 yang keluar dari manusia. Nyamuk mendeteksinya menggunakan sel saraf yang disebut neuron cpA.

Nah, itulah 4 alasan kulit manusia sering digigit nyamuk. Anda bisa mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau obat nyamuk tanpa asap.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement