Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luna Maya Sesak Napas Setelah Makan Pedas, Ini 6 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Astri Lawrensia , Jurnalis-Kamis, 18 Agustus 2022 |12:31 WIB
Luna Maya Sesak Napas Setelah Makan Pedas, Ini 6 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya
A
A
A

LUNA Maya baru-baru ini Luna Maya baru - baru ini menjadi sorotan netizen karena tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit.

Pasalnya, Luna mengalami sesak napas setelah makan makanan pedas saat membuat video konten Youtube bersama Bobon Santoso.

Terlihat, makanan pedas yang dimakan Luna sebelum jatuh sakit ialah keripik tortilla dengan kemasan bungkus warna kuning, Paqui. Keripik tersebut terkenal digadang-gadang sebagai keripik terpedas di dunia

Setelah sempat mencicipi keripik pedas tersebut, ternyata Luna tidak kuat dengan rasa pedas dari makanan yang Bobon sediakan itu. Alhasil membuat dirinya batuk-batuk, lalu merasa sesak dan panas di bagian perut dan tenggorokannya.

Hal itu semakin parah karena Luna Maya ternyata juga memiliki asma. Sehingga tim segera memanggil ambulans untuk membawa Luna Maya ke rumah sakit. 

“Sesak napas” ujar Luna yang terlihat tidak tahan sambil menggunakan alat bantu pernapasan, dikutip dari akun Youtube Bobon Santoso, Kamis ((18/8/2022).

Kondisi yang dialami Luna Maya bisa menimpa siapa saja, lantas apa saja hal yang bisa menjadi penyebab mengalami sesak napas setelah makan, terutama makanan pedas? Melansir MedicalNewsToday, Kamis (18/8/2022), berikut ulasan enam penyebab sesak napa setelah makan.

1. Alergi makanan: Sesak napas setelah makan adalah salah satu dari beberapa gejala yang berhubungan dengan alergi makanan. Sesak napas akibat alergi makanan dapat dicegah dengan menghindari makanan pemicunya. Akan tetapi, perlu diketahui sesak napas dapat mengindikasikan reaksi alergi langka yang berpotensi mengancam nyawa yang dikenal sebagai anafilaksis. Orang yang mengalami anafilaksis membutuhkan perhatian medis segera dengan gejala seperti sesak napas, berulang-ulang batuk, lemah nadi, gatal, ruam, atau bengkak pada kulit, sesak di tenggorokan, suara serak, kesulitan bernapas atau menelan, mual, muntah, atau diare, sakit perut, detak jantung cepat, pusing tekanan darah rendah atau pingsan dan bahkan hingga serangan jantung.

2. Menghirup partikel makanan: Tidak sadar kadang kita bisa saja menghirup partikel kecil makanan atau cairan saat makan (aspirasi paru) Orang dengan paru-paru yang sehat normal biasnya bisa mengeluarkan partikel-partikel ini lewat batuk yang dapat menyebabkan sesak napas sementara dan mungkin sakit tenggorokan. Namun, ketika paru-paru seseorang tidak bisa mengeluarkan partikel, aka kondisi ini bisa berkembang jadi pneumonia, yang terjadi ketika partikel menyebabkan infeksi di dalam kantung udara dari satu atau kedua paru-paru.

(Foto: tangkapan layar Instagram @bobonsantoso)

3. Perut mulas: Ini karena asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Mulas adalah gejala umum dari refluks asam. Ketika asam naik kembali ke tenggorokan seseorang, bisa mengiritasi saluran udara dan menyebabkan pembengkakan dan kesulitan bernapas.

4. Hernia hiatus: Terjadi ketika organ atau jaringan masuk ke bagian tubuh yang bukan tempatnya. Hernia hiatus adalah tempat perut menonjol ke dada melalui dinding otot yang memisahkan diafragma dan perut. Hernia hiatus memang bisa menyebabkan sesak napas yang memburuk setelah makan. Hernia paraesofagus adalah jenis hernia hiatus yang terjadi ketika perut terjepit di sebelah kerongkongan. Beberapa hernia paraesofagus tidak memerlukan pengobatan. Namun, bisa sampai butuh pembedahan kalau orang tersebut mengalami gejala seperti nyeri dada, nyeri di perut bagian tengah atau atas, kesulitan menelan, tukak lambung, dan GERD

5. Asma dan GERD: Orang dengan asma, seperti Luna Maya bisa mengalami sesak napas setelah makan, terutama jika mereka juga menderita GERD. Orang dengan asma memiliki risiko lebih tinggi terkena GERD. Orang dengan GERD disarankan menghindari makanan yang bisa memicu sesak napas akibat refluks asam yang ditimbulkan. Mulai dari makanan yang digoreng dan berlemak, alkohol, minuman berkafein, coklat, peppermint, buah jeruk, bawang, bawang putih, dan makanan pedas, contohnya keripik super pedas yang dimakan oleh Luna.

6. COPD: Alias penyakit paru obstruktif kronik, merupakan penyakit paru progresif yang mempersulit tubuh untuk mengalirkan udara masuk dan keluar dari paru-paru. Hal ini dapat membuat aktivitas sehari-hari jadi sulit, sebab pernapasan dan pencernaan sama-sama membutuhkan banyak energi.

 BACA JUGA:Ibu Bermercy Curi Cokelat di Minimarket, Apa Penyebab Seseorang Klepto?

BACA JUGA: Sering Mengejan Ternyata Jadi Salah Satu Penyebab Penyakit Ambeien atau Wasir! Simak Penjelasan Selengkapnya dari dr. Tirta

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement