LUNA Maya baru-baru ini Luna Maya baru - baru ini menjadi sorotan netizen karena tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit.
Pasalnya, Luna mengalami sesak napas setelah makan makanan pedas saat membuat video konten Youtube bersama Bobon Santoso.
Terlihat, makanan pedas yang dimakan Luna sebelum jatuh sakit ialah keripik tortilla dengan kemasan bungkus warna kuning, Paqui. Keripik tersebut terkenal digadang-gadang sebagai keripik terpedas di dunia
Setelah sempat mencicipi keripik pedas tersebut, ternyata Luna tidak kuat dengan rasa pedas dari makanan yang Bobon sediakan itu. Alhasil membuat dirinya batuk-batuk, lalu merasa sesak dan panas di bagian perut dan tenggorokannya.
Hal itu semakin parah karena Luna Maya ternyata juga memiliki asma. Sehingga tim segera memanggil ambulans untuk membawa Luna Maya ke rumah sakit.
“Sesak napas” ujar Luna yang terlihat tidak tahan sambil menggunakan alat bantu pernapasan, dikutip dari akun Youtube Bobon Santoso, Kamis ((18/8/2022).
Kondisi yang dialami Luna Maya bisa menimpa siapa saja, lantas apa saja hal yang bisa menjadi penyebab mengalami sesak napas setelah makan, terutama makanan pedas? Melansir MedicalNewsToday, Kamis (18/8/2022), berikut ulasan enam penyebab sesak napa setelah makan.
1. Alergi makanan: Sesak napas setelah makan adalah salah satu dari beberapa gejala yang berhubungan dengan alergi makanan. Sesak napas akibat alergi makanan dapat dicegah dengan menghindari makanan pemicunya. Akan tetapi, perlu diketahui sesak napas dapat mengindikasikan reaksi alergi langka yang berpotensi mengancam nyawa yang dikenal sebagai anafilaksis. Orang yang mengalami anafilaksis membutuhkan perhatian medis segera dengan gejala seperti sesak napas, berulang-ulang batuk, lemah nadi, gatal, ruam, atau bengkak pada kulit, sesak di tenggorokan, suara serak, kesulitan bernapas atau menelan, mual, muntah, atau diare, sakit perut, detak jantung cepat, pusing tekanan darah rendah atau pingsan dan bahkan hingga serangan jantung.
2. Menghirup partikel makanan: Tidak sadar kadang kita bisa saja menghirup partikel kecil makanan atau cairan saat makan (aspirasi paru) Orang dengan paru-paru yang sehat normal biasnya bisa mengeluarkan partikel-partikel ini lewat batuk yang dapat menyebabkan sesak napas sementara dan mungkin sakit tenggorokan. Namun, ketika paru-paru seseorang tidak bisa mengeluarkan partikel, aka kondisi ini bisa berkembang jadi pneumonia, yang terjadi ketika partikel menyebabkan infeksi di dalam kantung udara dari satu atau kedua paru-paru.
(Foto: tangkapan layar Instagram @bobonsantoso)