Advertisement
Advertisement

Belum Kelar Cacar Monyet dan Covid-19, AS Diserang Wabah Polio!

Vivin Lizetha , Jurnalis-Minggu, 14 Agustus 2022 |12:18 WIB
Belum Kelar Cacar Monyet dan Covid-19, AS Diserang Wabah Polio!
AS diserang wabah polio (Foto: NY Time)
A
A
A

"PERANG" dunia melawan virus penyakit seperti tak akan pernah habis. Belum selesai masalah Covid-19 dan Cacar Monyet, Amerika Serikat mendeteksi adanya virus polio dalam air limbah di Kota New York.

Pejabat kesehatan Kota New York Dr. Mary T. Bassett menyebutkan, kemunculan virus polio di limbah kota menunjukkan kemungkinan adanya sirkulasi lokal di negara bagian tersebut. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan. Meski sebenarnya sudah diprediksi akan terjadi.

Polio Serang AS

Pejabat kesehatan Kota New York, Dr Ashwin Vasan mengatakan, kunci pertahanan dari virus Polio cukup sederhana, yaitu vaksinasi. Kebanyakan orang yang terinfeksi polio tidak memiliki gejala, tetapi masih dapat menularkan virus kepada orang lain selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Vaksinasi menawarkan perlindungan yang kuat . Pihak berwenang di AS mendesak masyarakat yang belum vaksin, segera melakukannya.

“Dengan polio yang beredar di komunitas kita, tidak ada yang lebih penting daripada melakukan vaksinasi pada anak-anak kita untuk melindungi mereka dari virus ini. Dan jika Anda adalah orang dewasa yang tidak divaksinasi atau tidak divaksinasi tidak lengkap, silakan lakukan sekarang untuk mendapatkan vaksin,” ungkap Dr Aswin.

BACA JUGA : Atasi Wabah Cacar Monyet, Amerika Andalkan Vaksin Bavarian Nordic

BACA JUGA : WHO: Mewabahnya Monkeypox saat Ini Bukan Ulah Monyet

Sebenarnya, kasus Polio terakhir di AS sudah cukup lama terjadi, sekitar 10 tahun yang lalu. Seorang pria muda yang tidak divaksinasi di Rockland Country, Kota New York AS, terkena polio. Setelah diteliti, sampel air limbah yang dikumpulkan pada bulan Juni, di sekitar tempat tinggal pemuda tersebut mengandung virus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement