Advertisement
Advertisement

Makan Daging Tak Matang Tingkatkan Risiko Cacar Monyet Loh

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |12:44 WIB
Makan Daging Tak Matang Tingkatkan Risiko Cacar Monyet Loh
Ilustrasi Daging Tak Matang. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SEMAKIN banyak negara-negara yang terpapar virus cacar monyet, membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan untuk menjadikan kasus cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Terbaru, virus cacar monyet pun menjadi darurat kesehatan global di Amerika Serikat (AS).

Virus cacar monyet pun disebut menular lewat percikan liur yang masuk melalui mata, mulut, hidung, atau luka di kulit. Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.

Hal tersebut membuat banyak orang mengkaitkan makan daging atau daging hewan liar, bisa meningkatkan risiko seseorang terkena cacar monyet. Lantas apakah benar makan daging atau daging hewan liar lebih berisiko terkena cacar monyet?

Menurut dr. Ni Luh Putu Pitawati, SpKK dari RSPI Sulianti Saroso bahwa syarat utama bagi mereka yang suka makan daging atau daging hewan liar harus melihat tingkat kematangan.

"Jadi bagi mereka yang mengonsumsi daging hewan liar namun tidak dimasak dengan matang, itu bisa jadi agen penularan ya," ujar dr Putu dalam Siaran Sehat di Instagram Radio Kesehatan, Senin (8/8/2022).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement