Hukum terlalu lemahkan perempuan
Daemi juga mengungkapkan bahwa penjara bagi perempuan sangatlah tidak layak dan rentan terjadi kasus kekerasan di dalam penjara. Proses sidang yang dijalani seorang perempuan Iran juga cenderung berat sebelah dan merugikan.
Sebagian besar pengacara Iran, hakim dan jaksa adalah laki-laki. Mereka juga tidak memberikan dukungan untuk terdakwa khususnya terdakwa perempuan. Dalam kasus pembunuhan pernyataan dari keluarga terbunuh jauh lebih penting dari penjelasan terdakwa.

Seksisme merajalela
Tak hanya Daemi, Asieh Amini seorang jurnalis Iran juga memberikan keterangan tentang kasus yang menjerat perempuan Iran yang mendapat eksekusi mati.
Kebanyakan dari mereka dipaksa menikah oleh keluarganya. Namun ketika anak perempuan mereka menghadapi masalah, orangtua perempuan Iran tidak akan membantu sedikitpun.
Perempuan Iran juga tidak mudah untuk mengajukan putusan perceraian ke pengadilan. Perempuan yang dijatuhi hukuman mati tidak mendapat dukungan sama sekali dari orangtua mereka.
“Beberapa dari perempuan ini mengaku bahwa mereka melakukan pembunuhan sendiri atau dibantu oleh seseorang. Tetapi hampir semuanya menekankan bahwa seandainya ada cara untuk mendukung mereka melawan kekerasan yang mereka alami, mereka tidak akan melakukan pembunuhan,” terang Amini.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.