Senada dengan dr. Michael, ahli dermatologis lainnya, Courtney Rubin menyebutkan tidur dengan posisi selain telentang, bisa memberikan gaya geser dan kerutan pada kulit.
“Tidur (miring) di satu sisi wajah Anda, atau di perut bisa menyebabkan tekanan dan gaya geser pada kulit, bersamaan dengan kerutan pada kulit," katanya.
Menghabiskan berjam-jam tidur dalam posisi di mana kulit kita jadi meregang dan berkerut, karena posisi tidur yang salah, menyebabkan pembentukan kerutan di kulit wajah seiring berjalannya waktu.
Tidur dengan posisi telentang (punggung melekat di kasur tempat tidur) ini, diungkap dokter kulit Arash Akhavan, bukan hanya menghilangkan peluang wajah jadi dipenuhi kerutan, tapi juga menghilangkan peluang terjadinya iritasi.
“Tidur dengan posisi ini menghilangkan peluang wajah jadi tertekan ke permukaan selama sepanjang malam kita tidur. Ini juga menghilangkan potensi iritasi dari permukaan tempat kita (meletakkan wajah) saat tidur,” tandasnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.