“Tapi kalau siang gua beraktivitas seperti layaknya remaja sih, remaja pada biasanya. Nongkrong sana sini, nyamar jadi bapak-bapak. Ngerjain tukang es krim. Ngerjain tebak umur ya kan. Tapi pas mau tidur iya gua baru sadar astaga tua banget hidup ya,” ujar Daffa sambil tersenyum.
Beruntung, meskipun memiliki sindrom yang langka, Daffa mengaku kalau ia tidak pernah di-bully dan tidak pernah sakit hati hingga sampai menyerang mentalnya. Daffa bahkan dengan berani melawan satu orang anak yang ketika itu mengejek dirinya.
Dari sindrom Cutis Laxa tersebut, Daffa juga ternyata mengidap kebocoran jantung sebagai salah satu efek sampingnya. Sindrom Cutis Laxa juga membuat suara Daffa menjadi lebih berat.
Di akhir video, Daffa mengungkapkan cara bagaimana ia berdamai dengan diri sendiri. Dengan santainya, Daffa menjawab dengan menjalankan hidup bahagia dengan uang.
“Tapi kalau emang misalnya gua ga megang duit aduh. Mungkin kepikiran kali ya Cutis Laxa gitu aduh udah tua ga ada duit. Bingung kita mau bersenang-senang,” tutur Daffa.