ISENG berubah jadi kemalangan, inilah yang dialami oleh seorang gadis di Inggris bernama Kerry Donaldson.
Siapa sangka, aksi iseng Kerry menghirup ‘gas tertawa’ alias Dinitrogen oksida (gas senyawa kimia yang biasanya dipakai untuk obat anastesi) berujung fatal pada kesehatannya. Kejadian berawal ketika sejak 2017, ia iseng bergurau menghirup gas ini melalui balon bersama teman-temannya.
Kerry menyebut, ia sudah biasa melakukannya berulang-ulang sebagai salah satu cara dirinya bergurau dan bersosialisasi dan bersenang-senang dengan teman-teman dekatnya di akhir pekan.
“Saya melakukannya berulang-ulang, biasanya di akhir pekan dan semua orang melakukannya, ” ujar Kerry.
Ia tidak pernah tahu dan menyangka, jika tindakan isengnya tersebut bisa merusak sumsum tulang belakangnya.
“Saya tidak benar-benar mengerti kerusakan yang bisa ditimbulkan dari ini, saya hanya berpikir itu (menghirup gas dari balon) menyenangkan. Saya tidak berpikir itu akan merugikan saya,” tambahnya.
Sampai akhirnya ia muntah hebat selama tiga hari berturut-turut. Tidak hanya itu, beberapa kali gadis 25 tahun ini harus bolak-balik rumah sakit karena mati rasa di bagian kaki dan tangannya. Baru di tahun 2020 lah, Kerry memutuskan untuk tak lagi bermain-main dengan gas tertawa tersebut.
(Foto: Kennedy News and Media)