Senada dengan ahli gizi Summer di atas, Dr. Clare Morrison menyebut gejala keracunan makanan di atas timbul akibat paparan bakteri-bakteri berbahaya.
"Jika Anda makan makanan kadaluarsa, mungkin mengandung sejumlah bakteri berbahaya seperti E. coli dan Bacteroides. Ini lah yang dapat menyebabkan sakit perut, muntah, diare, dan bahkan mungkin demam,” ungkapnya, mengutip Insider, Rabu (27/7/2022).
Tidak hanya itu, lebih lanjut disebutkan kalau beberapa racun bakteri yang ditemukan dalam makanan kadaluarsa berpotensi mengancam keselamatan jiwa seseorang.
“Makan makanan yang terkontaminasi juga menimbulkan risiko terkena racun bakteri, yang merusak ginjal, dan mungkin bisa menyebabkan situasi yang mengancam jiwa,” pungkas Dr. Clare
BACA JUGA:Tenang, Cacar Monyet Hanya Menular Jika Pasien Bergejala
BACA JUGA:Ada 9 Kasus Suspek Cacar Monyet di Indonesia, Dokter: Jangan Berhubungan Seks Sesama Jenis
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.