Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desainer Eema Assegaf Kritik Pedas Fenomena Citayam Fashion Week

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 26 Juli 2022 |17:30 WIB
Desainer Eema Assegaf Kritik Pedas Fenomena Citayam Fashion Week
Citayam Fashion Week, (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

Eema menyadari betul bahwa dirinya yang seorang desainer itu dekat sekali dengan kelompok LGBT. Itu kenapa dia tidak membenci kelompok tersebut, tapi menurut Eema teman-teman LGBT-nya itu memiliki attitude.

"Intinya, semua yang tidak terarah, mau genre apapun, itu less attitude-nya," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eema juga meluruskan makna dari Fashion Week itu sendiri. Menurut pemahamanya, acara pekan mode atau fashion week itu hanya berlangsung seminggu, tidak berbulan-bulan seperti yang terjadi pada Citayam Fashion Week.

“Lalu, kenapa dinamakan Citayam Fashion Week? Padahal, kata Eema, sejatinya itu event berlangsung di kawasan Sudirman, Jakarta,” serunya.

 BACA JUGA:Adu Gaya Anya Geraldine vs Putri Marino, Si Lydia dan Kinan Layangan Putus!

BACA JUGA:5 Potret Adu Gaya Chef Renatta Moeloek vs Sang Ibunda, Sama-Sama Stylish!

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement