Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Viralnya Citayam Fashion Week, Ini Kata Pakar Sosiologi

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 20 Juli 2022 |19:20 WIB
Fenomena Viralnya Citayam Fashion Week, Ini Kata Pakar Sosiologi
Citayam Fashion Week, (Foto: MPI/Novie)
A
A
A

Selain perkembangan tren fashion, Luluk menjelaskan bahwa perkembangan sosial media terutama Tiktok berperan besar dalam keberadaan tren ini.

Para remaja di Citayam Fashion Week ini memanfaatkan sosial media untuk menjadi terkenal dan mendapatkan uang. Hal ini juga melahirkan banyak seleb Instagram dan seleb TikTok seperti Jeje, Bonge, Kurma, Roy,dan lainnya.

“Masifnya keberadaan sosial media mempengarui cara para remaja untuk berkreasi dan Citayam Fahion Week menjadi wadah baru untuk mereka. Selain itu, dengan munculnya komunitas ini juga menjadi sebuah wacana baru bahwa fashion yang selama ini identik dengan kalangan atas, juga bisa dilakukan oleh kalangan menengah ke bawah,” imbuhnya.

Meski menuai kontra dari sebagian masyarakat, karena dinilai fenomena ini mengganggu dan membuat kumuh kawasan Sudirman yang terkenal dengan imej elit dan sebagai pusat bisnis serta pemerintahan.

Luluk memandang tren seperti ini sebetulnya adalah hal yang positif, namun tetap harus ada upaya pengurangan dampak negatif dari berbagai pihak terutama pemerintah.

“Secara keseluruhan saya memandang bahwa tren ini sebagai hal yang positif, harapannya bisa jadi komunitas yang dikenal positif tidak hanya di Indonesia tapi juga Internasional. Hal-hal yang bisa di lakukan adalah dengan mengedukasi, mengarahkan, dan pendampingan kepada para remaja agar komunitas ini tetap berlangsung namun dengan minim dampak buruk,” tutup Luluk.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement