Pada kasus-kasus henti jantung yang ditemukan awal dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan, kata dr Ario, kemungkinan sembuhnya sangat tinggi. Terlebih jika si pasien mengalami henti jantung akibat trauma ringan.
Beda cerita kalau pasien mengalami henti jantung akibat trauma berat, misal kecelakaan motor yang membuat dada pasien membentur sangat kuat, lalu tidak segera ditangani tim medis, maka kemungkinan pulih akan kecil.
"Jadi, pesan yang bisa disampaikan ke masyarakat adalah ketika mengetahui ada anggota keluarga atau orang lain yang mengalami henti jantung, segera bawa ke rumah sakit. Semakin cepat ditangani dokter, besar kemungkinan tertolong. Tentu dengan pertolongan yang adekuat juga," tambah dr Ario.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.