Pada masa Dinasti Qing, mangkuk ini mulai diproduksi secara massal. Dalam perkembangannya, bagi petani di China, mangkuk ayam jago adalah lambang kerja keras guna mendapat kemakmuran.
Hal ini mengingatkan peran di mana ayam jago membangunkan petani di pagi hari untuk bekerja di ladang.
Pada awal abad ke -20, mangkuk ayam jago ini mulai merambah dunia. Hingga akhirnya, mangkuk motif tersebut semakin banyak diproduksi menggunakan teknik gambar tangan dan mesin.

Sementara itu, cawan Chenghua yang ada hanya empat di dunia pernah dilelang pada 1960, 1970, 1990, serta 2014 oleh badan lelang Sotheby’s di Hong Kong.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.