Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tjahjo Kumolo Sakit Infeksi Paru, Ini Bedanya dengan Kanker Paru

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 01 Juli 2022 |13:53 WIB
Tjahjo Kumolo Sakit Infeksi Paru, Ini Bedanya dengan Kanker Paru
Ilustrasi Kanker Paru. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MENTERI PAN-RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia setelah mengidap sakit infeksi paru. Penyakit ini pun sempat membuat Tjahjo Kumolo koma dan dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu.

Infeksi pada paru yang sudah semakin akut memang akan membuat banyak komplikasi, salah satu yang paling berbahaya adalah pneumonia yang membuat paru-paru pendeita terendam dengan cairan. Tapi, pneumonia dan kanker paru-paru merupakan dua penyakit yang terkadang gejalanya hampir mirip.

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernapas dan penumpukan cairan di paru-paru. Pnemonia pun disebabkan oleh berbagai virus, bakteri, dan jamur dapat menyebabkan pneumonia.

Sementara itu, melansir dari Medical News Today, kanker paru-paru berkembang karena pertumbuhan berlebih dari sel-sel di paru-paru yang dapat membentuk tumor. Tapi, berbeda dengan pneumonia kanker paru memang sangat sulit dideteksi dan hanya dapat terlihat setelah kronis.

Tjahjo Kumolo

Meski berbeda, tapi pneumonia dapat berkembang sebagai komplikasi kanker paru-paru. Pasalnya, 50-70 persen orang dengan kanker paru-paru mengembangkan infeksi paru-paru yang serius, seperti pneumonia, selama penyakit mereka.

Selain itu, terapi intensif yang digunakan dokter untuk mengobati kanker paru-paru sering kali sangat mengurangi fungsi kekebalan tubuh. Akibatnya, bakteri, virus dan dan jamur pun dapat dengan mudah menginfeksi paru-paru.

Infeksi paru saat ini merupakan penyebab kematian paling umum kedua di luar tumor di antara orang-orang dengan kanker paru-paru. Sistem kekebalan yang lebih lemah juga menyebabkan dampak signifikan pneumonia pada orang yang sangat muda dan orang dewasa yang lebih tua.

Adapun perbedaan keduanya, yakni kanker paru-paru umumnya berkembang lebih lambat dan tidak menimbulkan gejala hingga mencapai stadium lanjut. Sementara untuk gejala pneumonia lebih parah dan tidak jarang mirip dengan kanker paru stadium lanjut.

Adapun perbedaan antara gejala pneumonia dan kanker paru-paru meliputi hal berikut:

PNEUMONIA

Demam

berkeringat

Gemetar

Panas dingin

Napas cepat dan dangkal

Kelelahan

Mual dan muntah, terutama pada anak kecil

Kebingungan, terutama pada orang dewasa yang lebih tua

KANKER PARU-PARU

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Kelemahan

Infeksi paru-paru berulang

mengi

Sakit tulang

Sakit kepala, pusing, atau masalah keseimbangan

Mati rasa di lengan atau kaki

kejang

Menguningnya kulit dan mata (juga dikenal sebagai penyakit kuning)

Pembengkakan kelenjar getah bening



(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement