Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bandara Eropa Banjir Penumpang yang Ingin Liburan usai Covid-19 Melanda

Kurniawati Hasjanah , Jurnalis-Senin, 27 Juni 2022 |15:05 WIB
 Bandara Eropa Banjir Penumpang yang Ingin Liburan usai Covid-19 Melanda
Ilustrasi bandara (dok. Freepik)
A
A
A

Untuk itu, pihaknya akan mengambil langkah memperbaiki situasi secepat mungkin dan mungkin berlaku pertengahan Juli mendatang.

"Penambahan staf akan berlangsung Juli mendatang, penataan ulang beberapa sarana dan prasarana untuk memperlancar arus juga akan mulai berlaku Juli," akunya.

Meski demikian, Jankovec memprediski masih ada sejumlah gangguan dan waktu tunggu yang lebih lama masih akan diraskaan para penumpang pesawat di beberapa bandara di Eropa.

"Tapi saya pikir di sebagian besar bandara, lalu lintas tetap lancar, orang-orang tak akan ketinggalan pesawat, dan mudah-mudahan semua orang dapat mencapai tujuan mereka sesuai rencana," tegas Jankovec.

Jankovec juga membela kenaikan biaya bandara, setelah mendapat kritik dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang mewakili maskapai penerbangan.

Bandara menghadapi kesulitan dan tekanan inflasi yang sama dengan maskapai penerbangan yang menaikan tarif, katanya.

"Staf dan energi adalah 45 persen dari biaya operasi kami, dan tentu saja inflasi juga menaikkan biaya bahan," katanya.

Sebelumnya penulis buku resep masakan, Marlena Spieler, merupakan salah satu penumpang yang menumpahkan amarahnya setelah terbang dari Stockholm ke London.

Ia sempat menunggu di pos pemeriksaan paspor selama tiga jam. Setelah itu, Spieler juga membutuhkan waktu setidaknya satu setengah jam untuk mengambil koper.

Menurutnya, area pengambilan bagasi kala itu "Menggila. Banyak koper beredar di mana-mana."

Salah satu warga dari Australia, Liz Morgan, juga menceritakan pengalamannya ketika berada di Bandara Schiphol, Amsterdam. Ia tiba setengah jam lebih awal dari penerbangannya ke Athena.

Namun, ia masih "menyaksikan" betapa ramai antrean dari terminal hingga ke tenda besar di jalanan luar.

"Ada lansia yang mengantre. Ada anak-anak, bayi. Tidak ada air dan yang lainnya. Tidak ada peringatan, tidak ada bantuan, tidak ada toilet," kata Morgan.

(Kurniawati Hasjanah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement