Pada kondisi tertentu, jasad yang tenggelam di air juga bisa ditemukan tetap utuh. Hal ini karena air memperlambat proses pembusukan tubuh manusia.
"Nah, apalagi kalau airnya dingin, itu tentu bisa memperlambat proses pembusukan tubuh manusia yang tenggelam," jelas dr. Dicky lagi.
"Apalagi kalau tenggelamnya masih kurang lebih 3 minggu, ya, normal kalau ditemukan masih utuh," lanjutnya.
Senada dengan dr. Dicky, ayahanda Eril, Ridwan Kamil dalam keterangan di akun Instagram pribadinya sudah menyebutkan memang jasad putra tercintanya tersebut bisa ditemukan utuh karena kondisi air sungai Aare yang sangat dingin.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.