SEHAT itu mahal, maka itu sebabnya mengapa menjaga kesehatan dan mencegah penyakit itu jauh lebih baik daripada mengobati.
Nah, salah satu bentuk pencegahah selain menerapkan pola hidup sehat adalah cek kesehatan secara berkala atau rutin medical check up.
Patut diketahui, medical check up tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang lanjut usia (lansia) ataupun yang sakit saja loh! Justru sebaiknya, medical check up dilakukan sejak dini untuk mengetahui penyakit yang ada sebelum penanganganannya terlambat.
Sayangnya, seperti disampaikan dr Komala Dewi, dokter sekaligus Ketua Kartini Perindo Jakarta Utara. Kesadaran akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama di kalangan anak muda itu masih rendah.
“Secara pribadi, kalau saya lihat, kesadaran (anak muda) masih sangat minim. Kalau enggak dipaksa, enggak jalan, karena selalu merasa gue masih muda, gue sehat,” kata dr Komala Dewi dikutip dari siaran langsung Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia ‘Peduli Kesehatan Sejak Dini dengan Medical Check Up’di kanal YouTube Partai Perindo, Kamis (9/6/2022).

Sebagai salah satu tenaga kesehatan, ia melihat faktanya di lapangan, kebanyakan anak muda menunggu sampai jatuh sakit terlebih dahulu baru mau periksa ke rumah sakit.
“Kalau ke rumah sakit, harus menunggu sakit. Bahkan, kalau sudah parah, baru dibawa ke rumah sakit. Mungkin sebabnya karena input dan knowledge mereka,” lanjut dr. Komala
Padahal, sambung dia, medical check up perlu setidaknya dilakukan satu tahun sekali untuk mengetahui kondisi di dalam tubuh.
Lewat pemeriksaan rutin, memungkinkan dokter maupun pasien untuk bertindak lebih cepat bila ada suatu kondisi atau penyakit yang dialami, baik itu dari segi pengobatan maupun mengubah pola hidup.
“Untuk menjaga kesehatan, sudah ada takarannya dan harus sesuai porsinya. Mulai dari makan sesuai porsinya, tidur sesuai porsinya, belajar sesuai porsinya. Kalau salah satu dikurangi, otomatis akan berdampak ke yang lainnya, dan itu berantai,” jelasnya.
BACA JUGA:6 Rekomendasi Terbaru WHO Soal Hidup Bersih dan Sehat Bebas Covid
(Rizky Pradita Ananda)