BADAN Kesehatan Dunia (WHO) menilai situasi pandemi Covid-19 di Korea Utara semakin memburuk.
Sejauh ini, diketahui pihak pemerintah Korea Utara telah mengklaim bahwa mereka bisa mengendalikan kasus infeksi Covid-19 di negaranya. WHO justru merasa curiga, alih-alih sudah tertangani dengan baik, kondisi pandemi di negara tetangga Korea Selatan itu justru semakin parah.
“Kami berasumsi situasinya semakin buruk, bukan lebih baik,” ujar Michael Ryan, Kepala Kedaruratan WHO dalam briefing 7 Juni lalu, mengutip Financial Times, Rabu (8/6/2022).
Ia mendesak pihak berwenang Korea Utara untuk mau memberikan lebih banyak informasi tentang kondisi terkini kasus Covid-19 di sana, untuk membantu WHO bisa mengevaluasi risiko kesehatan masyarakat di seluruh dunia.
BACA JUGA:dr Lois Owien Meninggal Dunia Sakit Kanker Serviks, Terkenal karena Tak Percaya Covid-19
“Sangat, sangat sulit untuk memberikan analisis yang tepat kepada dunia global ketika kita tidak memiliki akses ke data yang diperlukan,” lanjutnya.
Terkait situasi pandemi Covid-19 di Korea Utara, WHO mengungkap pihaknya mengkhawatirkan bagaimana dampak pandemi ini terhadap para warga Korut itu sendiri.
Mengingat, banyak ahli medis memperingatkan sebagian besar masyarakat Korea Utara tidak divaksinasi karena Korea Utara adalah satu dari dua negara yang tidak memprakarsai program vaksinasi Covid, serta bagaimana negara pimpinan Kim Jong Un tersebut tidak siap dalam menangani lonjakan kasus positif.
Ryan membeberkan, WHO sendiri sudah berulang kali menawarkan bantuan ke pihak pemerintah Korea Utara. Misalnya bantuan teknis dan pasokan medis, termasuk vaksin, tetapi tawaran ini justru ditolak. Bahkan tawaran bantuan serupa dari Amerika Serikat dan Korea Selatan pun, belum ditanggapi oleh Korea Utara.
WHO sendiri sudah mengeluarkan peringatan terhadap Korea Utara, pasca pekan lalu pemerintah Korea Utara mengklaim wabah di negaranya sudah melandai dan mencabut aturan lockdown.
Saat ini, Korea Utara berpenduduk kurang lebih 25 juta orang tersebut telah mengonfirmasi sekitar 3,7 juta kasus infeksi dengan puluhan angka kasus kematian. Per hari ini, baru saja dilaporkan ada tambahan sebanyak 96.610 orang yang dilaporkan menunjukkan gejala demam.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.