PAPUA merupakan salah satu wilayah Indonesia yang harus diberikan lebih banyak akses edukasi kesehatan. Oleh karena itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Dr. dr. Edi Mustamsir, Sp.OT(K) beserta Ketua Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi Dr. dr. Ferdiansyah, Sp.OT(K), dan Ketua PABOI Cabang Sulsel Bar, Irian Jaya dr. Jainal Arifin, Sp.OT(K), M.Kes., bertolak dari Makassar menuju Papua untuk mengadakan program outreach yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan edukasi di bidang kedokteran.
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Dr. dr. Edi Mustamsir menjelaskan, kegiatan kunjungan kolegium PABOI ini merupakan serangkaian acara yang diadakan oleh PABOI di Makassar, yaitu Continuing Orthopaedic Education (COE) yang ke 69.

Ia bersama tim ke Papua, khususnya di Kota Jayapura untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan pasien di RSUD Jayapura, memberikan edukasi kesehatan lewat seminar, dan mendorong Universitas Cendrawasih melalui Fakultas Kedokterannya, membuka program studi orthopaedi dan traumatologi.
"Mengingat wilayah Papua daerahnya begitu luas dan dibandingkan dengan jumlah dokter Orthopaedi yang ada, jelas sangat kurang sekali. Oleh karena itu kami sangat mendukung agar Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bisa membuka program studi Orthopedi dan Traumatologi di sini," ujar Dokter Edi.
Ia juga berharap RSUD Jayapura sebagai rumah sakit pendidikan dapat mendorong dan memfasilitasi serta mendukung segala sarana dan prasarana untuk terealisasinya program ini.
Di lokasi yang sama, Direktur RSUD Jayapura dr Anton T Mote memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Ketua PABOI dan kolegium untuk hadir membantu langsung dan memberikan edukasi kedokteran kepada para profesional dokter dan perawat di papua.