Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Syarat Masuk Arab Saudi Diubah, Kini Hasil PCR Tes Berlaku 72 Jam!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2022 |15:06 WIB
Syarat Masuk Arab Saudi Diubah, Kini Hasil PCR Tes Berlaku 72 Jam!
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

ADA perubahan terkait persyaratan untuk masuk ke Arab Saudi. Perubahan aturan ini, berkaitan dengan hasil tes PCR Covid-19, termasuk untuk para calon jamaah haji. 

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Budi Sylvana. Ia menyebut, kini hasil tes swab PCR bisa berlaku lebih panjang daripada durasi sebelumnya.

"Terjadi perubahan syarat masuk Arab Saudi, jika sebelumnya hasil tes PCR berlaku 48 jam, kini menjadi 72 jam. Kabar ini kami terima pagi ini," kata Budi Sylvana dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/6/2022).

Dengan perubahan syarat masuk Arab Saudi ini, artinya jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci harus sudah menjalani tes swab, 72 jam sebelum keberangkatan dan ini menjadi syarat mutlak yang tak bisa ditoleransi.

 BACA JUGA:Ibadah Haji 2022, Menkes Pastikan 95% Jamaah Sudah Vaksin Covid-19

BACA JUGA:Kemenkes Lepas 776 Petugas Kesehatan Haji, Andalkan TeleSehat Monitoring Kondisi Jamaah

Jika hasil tes belum keluar dalam 72 jam, maka Budi menegaskan bahwa calon jamaah haji dipastikan tidak akan berangkat haji.

"Untuk itu waktu harus diperhitungkan sekali, jangan sampai terlambat mendapatkan hasil tes PCR Covid-19," tambahnya.

Dalam keterangannya, Budi menginformasikan soal cakupan vaksinasi calon jamaah haji. Saat ini calon jamaah haji yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dua dosis atau dosis lengkap, tercatat sudah 95 persen.

“Tapi, tidak bisa dipungkiri, dari 100.051 calon jamaah haji tahun ini, masih ada sekitar 5.000 yang belum menerima vaksin dosis lengkap,” kata Budi lagi.

Di sisi lain, ini artinya masih ada 5 persen lagi jamaah yang belum melengkapi vaksin Covid-19. Budi menyebut, kebanyakan calon jamaah haji menunggu kepastian keberangkatan haji, baru mau menerima vaksin Covid-19.

 


(Budi Sylvana, Foto: Tangkapan layar Youtube Kementerian Kesehatan)

Itulah kenapa, saat pengumuman pintu Arab Saudi dibuka untuk keberangkatan haji, banyak calon jamaah haji langsung melengkapi dosis vaksin Covid-19.

"Kami masih tunggu dan kami yakin calon jamaah haji akan melengkapi dosis vaksin sebelum jadwal keberangkatannya," tuturnya.

Dari keterangan Budi, diketahui kloter pertama keberangkatan haji 2022 dari Indonesia dilakukan pada 4 Juni 2022. Sementara, kloter terakhir diberangkatkan pada 3 Juli 2022.

Diharapkan semua calon jamaah menjaga kesehatan hingga jadwal keberangkatan tiba dan juga pastinya di saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci mau pun kepulangan kembali ke Indonesia.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement